Tanda Awal Kehamilan Pada Wanita

Diposting oleh : Obat Aborsi Cytotec Solusi Cara Gugurkan Kandungan

Tanda Awal Kehamilan Pada Wanita - Untuk mencari tanda-tanda kehamilan sebaiknya dilakukan dengan melihat banyak hal, semakin banyak tanda-tanda kehamilan yang ada, semakin besar pula kemungkinan hamilnya, meskipun beberapa tanda kehamilan memang lebih mudah dikenali dan lebih umum dibanding lainnya. Secara medis, pertanda hamil terutama pada minggu pertama harus ditentukan sejak hari terakhir Anda mengalami menstruasi dan bukanlah setelah 1 minggu setelah terjadi pembuahan. Dan untuk mengetahui tanda-tanda kehamilan 1 minggu lebih jelas lagi, penjelasan kami berikut ini mungkin bisa membuat Anda lebih paham.

Tanda Awal Kehamilan

Banyak para perempuan menilai bahwa tanda-tanda kehamilan hanya melihat dari satu sisi saja, yaitu terlambat datangnya menstruasi. Memang betul, salah satu tanda-tanda kehamilan ini adalah terlambatnya menstruasi. Namun, terlambat menstruasi ini juga bukan hanya disebabkan oleh kehamilan saja, banyak hal yang mempengaruhinya, pola makan, stress, kecapaian, adanya gangguan hormonalgangguan hormonal dsb. Nah, untuk lebih memastikan lagi, selain terlambatnya menstruasi, cermati pula tanda-tanda kehamilan yang lain.
  1. Kram perut - Kram perut merupakan tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang cukup khas. Sebab pada umumnya saat awal kehamilan calon ibu akan mengalami kram atau kencang pada perut. Kram pada perut ini diakibatkan akibat terhentinya produksi hormon progesteron dari corpus luteal setelah hadirnya plasenta. Kram perut juga dapat dapat disebabkan karena otot rahim yang meregang akibat hadirnya janin. Kondisi ini biasanya hanya berlangsung ringan. Jika terjadi kram perut yang hebat disertai dengan banyak perdarahan, maka Anda harus segera periksa ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis.
  2. Bercak darah - Selain kram perut, tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang sering terjadi yaitu adanya bercak darah ringan (flek/spoting). Bercak darah ini biasanya berwarna merah muda atau coklat yang seringkali menempel pada celana dalam. Adanya bercak darah pada awal masa kehamilan ini disebabkan oleh adanya proses implantasi sel ovum yang telah dibuahi oleh sel sperma yang menempel ke dinding rahim. Jadi adanya bercak darah ini adalah merupakan sesuatu hal yang wajar/normal. Tetapi jika bercak darah tersebut volumenya banyak atau dengan kata lain terjadi perdarahan, maka Anda harus pergi ke dokter/sarana kesehatan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk kemungkinan terjadinya keguguran.
  3. Perubahan pada organ intim - Tanda awal kehamilan sebelum telat haid juga dapat ditandai dengan adanya perubahan pada bibir organ intim/area kewanitaan. Perubahan tersebut yaitu pada warnanya yang semula merah muda berubah menjadi lebih pucat/gelap. Pada awal kehamilan biasanya juga akan keluar cairan dari organ intim calon ibu yang mirip keputihan. Hal itu merupakan cairan yang dihasilkan dari pembuahan yang berasal dari cervical mucus.
  4. Mual/muntah - Mual/muntah merupakan tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang diakibatkan karena hormon estrogen yang meningkat menyebabkan peningkatan asam lambung. Mual/muntah juga dapat disebabkan karena hormon HCG (Human Chorionic Gonadotropin) yang mulai dihasilkan oleh plasenta. Selain itu mual/muntah juga dapat dipicu oleh adanya perubahan metabolisme pada organ hati pada saat awal kehamilan serta dapat pula ditambah karena adanya faktor psikis calon ibu yang mulai labil. Terjadinya mual/muntah ini pada umumnya akan mereda seiring bertambahnya umur kehamilan, tetapi pada beberapa kasus ada calon ibu yang terus merasakan mual/muntah sampai bayi yang dikandungnya lahir. Mual/muntah ini sering terjadi pada pagi hari saat bangun tidur sehingga sering disebut sebagai morning sicknes. Morning sickness ini biasanya juga disertai gejala pusing atau tidak enak badan. Mual/muntah juga sering diikuti oleh gejala ngidam, dimana calon ibu mempunyai keinginan atau dorongan besar terhadap jenis makanan tertentu, yang biasanya rasanya asam.
  5. Mudah capek - Tanda awal kehamilan sebelum telat haid yang berikutnya yaitu calon ibu menjadi mudah capek/lelah. Hadirnya janin akan menyebabkan peningkatan pasokan aliran darah menuju ke janin dan tentunya ibu harus berbagi nutrisi dengan janin yang dikandungnya. Pada fase awal penyesuaian, calon ibu biasanya akan sering merasakan mudah capek. Oleh karena itu jika kehamilan diketahui sejak dini maka tentunya calon ibu harus memperbanyak asupan nutrisi yang dibutuhkan untuk kesehatan calon ibu itu sendiri serta perkembangan janinnya.
  6. Payudara lebih sensitif - Pada masa awal kehamilan biasanya payudara calon ibu biasanya juga terjadi perubahan, dimana payudara akan lebih sensitif jika dibandingkan sebelumnya, aerola (daerah sekitar puting susu) akan terlihat menghitam, ukuran payudara membesar serta terasa lebih berat,dan biasanya juga pada area payudara terasa agak sakit. Tanda awal kehamilan sebelum telat haid ini terjadi karena adanya peningkatan hormon progesteron dan estrogen dalam tubuh wanita hamil.
  7. Sering buang air kecil - Pada calon ibu juga terdapat tanda awal kehamilan sebelum telat haid berupa sering buang air kecil. Tanda ini disebabkan karena pada awal kehamilan tubuh akan beradaptasi dengan hadirnya janin, seperti volumen dalam darah meningkat dan ginjal akan bekerja lebih keras dari biasanya sehingga wanita hamil akan sering mengalami sering buang air kecil. Selain itu gejala ini juga dipicu oleh peningkatan hormon HCG serta hadirnya janin yang mendesak kandung kemih.
  8. Sensitif terhadap bau - Salah satu tanda awal kehamilan setelah berhubungan sebelum terjadi telat haid yaitu calon ibu biasanya lebih sensitif terhadap bau. Dimana dia tidak menyukai aroma-aroma yang yang agak menyengat walaupun aroma itu sebelumnya disukai oleh wanita tersebut. Hal ini mudah dirasakan ketika wanita hamil pergi ke dapur yang biasanya terasa eneg ketika mencium bumbu dapur ataupun jenis aroma makanan tertentu. Selain merasa eneg, wanita hamil jika bau aromanya terlalu menyengat bagi dirinya dapat pula menyebabkan mual dan muntah.
Dengan datangnya tanda-tanda kehamilan, hadirnya seorang buah hati dalam keluarga mereka tinggalah menunggu waktu. Keluarga terasa semakin lengkap dengan kehadiran buah hati yang dinanti. Dari itu, jika kehamilan anda sudah ada pada kandungan anda, sebaiknya anda harus berhati-hati akan terhadap penyebab anda keguguran atau hal yang mana bisa menghentikan perkembangan dari janin anda didalam perut, karena hal ini yang paling utama yang perlu wanita lakukan, agar tetap bisa menjaga suatu aktivitas atau konsumsi makanan Penggugur Kandungan yang seharusnya tidak boleh dilakukan selama kehamilan, padahal sebetulnya dia sudah mengalami kehamilan. Dengan ketidaktahuan akan tanda-tanda kehamilan juga mengakibatkan persiapan yang matang menyongsong kehamilan menjadi terabaikan. Sebaliknya, banyak kasus para keluarga stress karena tanda-tanda yang sudah dianggapnya sebagai sebuah tanda kehamilan,  ternyata sesudah dilakukan beberapa kali test ternyata hasilnya negatif. Bayangan dan dambaan kehamilan yang mereka tunggu akhirnya menjadi sirna.

Baca Juga Artikel Terkait

Share on :
Rate this posting:
{[['', '']]}
{["Useless", "Boring", "Need more details", "Perfect"]}